Showing posts with label narsis. Show all posts
Showing posts with label narsis. Show all posts

Saturday, September 29, 2012

MEMORIES part 8


 do you know why i did this?
because i wanna know your true heart, true feeling
if u still love him, i'll let you go then
but in my heart
i hope you'll falling in love with me. over and over
because i'll never walk away from you, always hold your hand
if you go
i'll run to you and say 'dont go'
or
i'll waiting for you with this sunflower

Wednesday, September 19, 2012

MEMORIES part 7


Setelah 1 tahun 8 bulan vakum dari rutinitas keartisan, akhirnya aku kembali!! Memang tidak bisa kembali ke SuperGirls lagi, kini berjalan di path yang aku pilih sendiri sebagai solois. Menanggalkan atribut leader, hip hop-er, berubah menjadi rocker solois. Konsep album terbaruku bertajuk ‘Reborn’ menceritakan seorang Hyeon terlahir kembali dalam sosok yang berbeda. Single pertamaku seperti biasa all kill, single bernuansa slow rock romance featuring Siwon berjudul ‘Haebaragi’.

Monday, September 17, 2012

MEMORIES part 6


“Nuna...lagi – lagi kau jadi berita,” kata Hae tertawa melalui telepon. Aku hanya meringis mendengarnya.

Friday, August 31, 2012

MEMORIES part 4


Hyeon menghempaskan tubuhnya di sofa studio. Last recording untuk album baru SuperGirls kali ini benar – benar menguras tenaga. Konsep baru, perubahan mendadak dari produser. Melirik ke arah duo magnae yang terkapar bahkan ayam goreng kesukaan mereka berdua tidak mampu menarik minat.

Monday, August 27, 2012

MEMORIES part 3


“Oppa dengar kamu akan debut sebagai drummer di grup band Triple X?” tanya Jungsu memastikan pada Jee suatu hari saat pulang sekolah dan berjalan menuju gedung SM. Jee hanya mengangguk karena mulutnya penuh dengan es krim.

Wednesday, October 20, 2010

NARSIS EKSISTENSIALISME IDEALISM

Hanya satu kata yang mendeskripsikan diriku sekarang ini. Mungkin deskripsi itu kadang terlihat memalukan, apalagi kalo mengingat tingkahku yang sangat mendukung deskripsi itu. Awalnya hanya aku yang memproklamirkan jati diri baruku yang sebenarnya sudah ada sejak dulu itu. Lingkunganku yang sekarang ini aja sangat mendukung hal itu makin kentara. Ternyata, lama-lama semua orang yang mengenalku juga berpendapat sama. Aku memang seperti deskripsi yang aku kemukakan itu.